Tahun 2017 adalah pertama kali saya pergi ke luar negeri dan melintasi dua negara sekaligus. Itu ke Singapuran dan Malaysia. Tiga hari saya di Singapura dan dua hari berikutnya di Malaysia. Ini adalah perjalanan liburan dan sekaligus agenda pekerjaan bersama pacar saya. Karena perjalanan ini telah direncanakan satu bulan sebelumnya, kami membaca hampir semua hal tentang kedua negara tersebut. Ini adalah perjalanan pertama kami berdua keluar negeri, tentunya semua hal perlu kami ketahui sebelum benar-benar datang ke negara itu.

Dalam satu bulan persiapan akhirnya kami memiliki rincian lokasi wisata yang harus dikunjungi, kuliner yang wajib kami coba, dan tempat belanja yang akan menjadi tujuan akhir sebagai oleh-oleh buat keluarga di rumah. Terima kasih buat Traveloka karena sudah membantu dan memudahkan perjalanan saya. Semua tiket pesawat pulang dan pergi saya beli dari Traveloka sejak keberangkatan dari Jakarta.

Saya termasuk member baru di Traveloka, namun saya benar-benar nyaman dengan aplikasi ini. Berikutnya adalah rasa aman. Saya menemukan kenyamanan dan keamanan selama menggunakan Traveloka. Tentu semua itu butuh proses pada mulanya. Saat itu bulan Juni 2017 saya akan pulang ke kampung dan itu adalah pertama kalinya saya menggunakan Traveloka. Sejak awal saya sudah menemukan rasa nyaman dengan aplikasinya namun saya belum merasa aman. Ketika itu walaupun saya tau bahwa itu adalah¬†e-ticket, naun saya tetap mencetak / print tiket tersebut. Dalam fikiran saya saat itu “ini untuk antisipasi jika petugas tidak menerima e-ticket saya”. Namun semuanya itu langsung tuntas ketika saya berhasil melewati petugas hanya dengan menunjukan e-ticket tersebut.

Sampai disini saya belum juga sepenuhnya percaya dengan Traveloka sampai saya berhasil melewati petugas bandara di kampung saya. Ini adalah awal mula saya benar-benar beralih menggunakan Traveloka sepenuhnya untuk pembelian tiket. Sabelumnya saya lebih mempercayakan agen tiket yang selama ini membantu saya ketika akan melakukan perjalanan keluar kota.

Traveloka tentu lebih baik lagi karena saya bisa memilih sendiri jadwal dan harga yang menurut saya sesuai, dan tidak pernah saya dapatkan ketika menggunakan agen. Biasanya agen hanya menginformasikan bahwa hari tertentu hanya ada beberapa penerbangan dan harganya sekian. Lebih dari pada itu Traveloka juga menampilkan harga tiket untuk tanggal lainnya, sehingga memudahkan saya menemukan waktu dan budget yang tepat.

Tidak hanya buat saya, Traveloka juga merubah kebiasaan orang tua kami (saya dan pacar saya) jika akan berkunjung ke Jakarta. Susah sekali pada awalnya. Tapi saat ini orang tua kami sering menanyakan “apakah ada promo tiket pesawat bulan depan dek?; ibu mau ke Jakarta lagi”. Sepertinya mereka sudah merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan terhadap Traveloka. Semoa banyak orang lain lagi yang dibantu dengan adanya aplikasi Traveloka. Berikutnya berlanjut ke agenda liburan saya di Singapura:

Panorama Kota Metropolitan di Singapura

Gardens by the bay - Singapura

Gardens by the bay – Singapura

Singapura memberikan panorama kota metropolitan, kota yang bersih, nyaman, aman dan budaya yang disiplin. Saya hampir tidak bisa membedakan mana yang turis dan mana yang masyarakat Singapura, bahkan turis dari Indonesia sekalipun. Hal itu karena Singapura memiliki keragaman budaya dan bangsa. Singapura memiliki daya tarik yang tinggi dari seluruh penjuru dunia. Mereka semua datang ke negera itu dan bekerja disitu. Bahkan beberapa teman kami orang Indonesia yang tinggal di Singapura pada akhirnya mereka menikah di negara ini.

Jika kemudian kami memiliki semua hal yang dibutuhkan mungkin Singapura tempat yang layak untuk menikmati masa tua. Semua hal tentu bisa didapatkan disini, tendidikan yang memadai bahkan sangat baik. Sistem transportasi yang juga mengagumkan dan mega proyek pariwisata yang membutuhkan investasi besar semuanya ada di Singapura. Suasana kota yang tenteram dan tenang sangat baik sebagai tempat istirahat masa tua. Kuliner juga tidak komplit, saya bahkan bisa membeli makanan khas Sumatera yaitu masakan Padang dan pecel khas Madiun.

Malam yang tidak terlupakan di Malaysia

Batu Caves Temple - Malaysia

Batu Caves Temple – Malaysia

Berikutnya adalah pengalaman kami di Malaysia. Malaysia hampir sama dengan Indonesia. Negara ini masih belum sepenuhnya bersih dan teratur. Perbedaanya adalah dalam hal transportasi. Transportasi di Malaysia sudah sangat baik. Mereka memiliki sistem transportasi yang memadai seperti halnya Singapura. Kami menghabiskan malam di Bukit Bintang. Lokasi ini benar-benar luar biasa. Jika di Indonesia mungkin hampir sama dengan wilayah Bundaran HI dan Grand Indonesia Mall. Perbedaanya adalah di Bukit Bintang terdapat lokasi kuliner di Jalan Alor. Disini adalah tempatnya / bahkan surganya pecinta makanan laut. Tambah juga mudahnya menemukan durian yang cukup terkenal saat ini yaitu Dunian Musang King. Benar-benar malam yang luar biasa di Malaysia.

Masih di Malaysia, berikutnya kami menghabiskan satu hari tersisa untuk jalan-jalan ke berbagai tempat wisata populer seperti Twin Tower Petronas, Batu Caves Temple, dan berbagai pusat perbelanjaan di pusat kota Kuala Lumpur.

Banyak hal baru kami dapatkan selama liburan di Singapura dan Malaysia. Kami bertemu dengan berbagai orang dari banyak negara, kami melihat perkembangan teknologi dan transportasi yang sangat cepat di Singapura, kami juga melihat langsung rutinitas masyarakat di kedua negara itu dan kami benar-benar bersyukur masih bisa merasakan semua itu. Kami jadi lebih terbuka dan pengetahuan kami juga bertambah. Kami sangat merindukan negara-negara lainnya untuk memberikan pengalaman baru dalam perjalanan hidup ini.

Ragam Budaya di Indonesia

Kota Tua, Jakarta - Indonesia

Kota Tua, Jakarta – Indonesia

Namun kami tidak lupa dengan keberagaman budaya di Indonesia. Saya sendiri dilahirkan di wilayah Sulawesi dan sekolah di Jawa Timur. Kemudian melanjutkan jenjang pendidikan sarjana ke Jawa Barat. Saya juga sudah pergi ke Kalimantan selama beberapa bulan untuk pekerjaan. Lombok, Nusa Tenggara Barat adalah lokasi favorit saya untuk liburan. Kemudian pacar saya dari Sumatra dan kami bekerja di Jakarta. Namun satu wilayah yang belum pernah kami datang adalah Papua. Hal itu karena biaya belum mampu kami kumpulkan untuk datang ke wilayah itu.

Kami mengerti bagaimana masyarakat di Sulawesi yang sangat keras dengan prinsipnya. Arek-arek Jawa Timur yang sangat loyal dan fanatik terhadap tim sepakbolanya. Cantik dan indahnya kota Bandung dan neng geulisnya. Cantik dan putihnya wanita-wanita di Kalimantan. Menornya pacar saya kalau di Palembang. Santun dan sopannya masyarakat di Solo dan Jogjakarta serta hiruk pikuk naik busway/kereta di Jakarta.

Senang bisa berbagi pengalaman setelah liburan. Semoga ini bisa menjadi sedikit tambahan dan referensi kamu ketika liburan ke Singapura dan Malaysia. “Atau mungkin belum pernah ke Sulawesi dan ingin ke Sulawesi?” Pulau ini memberikan pengalaman yang benar-benar alami. Kota yang kecil dan indah. Pantai pasir putih, tebing yang tinggi, air laut yang hangat, ikan yang berlimpah, gunung-gunung tinggi, itu semua akan kamu dapatkan gratis di Sulawesi. Selamat menikmati perjalanannya, mungkin kamu punya pengalaman yang sama dengan Traveloka. Ceritakan pengalaman kamu yang jauh lebih menarik lagi ya. Sampai jumpa dan selamat menikmati liburannya. Make your trips more fun with Traveloka!